Aku akan dewasa, nanti

Akhirnya, disinilah aku berada. Sendiri dan aku takut.
Mimpi-mimpi yang aku anggap kawan, menguap. Mereka terbang, menjadi mimpi orang lain.

Barangkali aku terlalu tua untuk mengeluh. Yah seorang gadis pernah memanggilku tua atau apalah. Selalu aku katakan kepadanya “itu hanya angka”. Aku merasa benar namun mengatakan itu tak juga mengubahku tuk lebih dewasa.

Barangkali aku hanya perlu terdiam. Cukup memandangnya lebih lama dan mengatakan ‘mengapa kau begitu indah, sedang aku terlampau rapuh’. Dan kini kata-kata itu sebatas konsep yang tak pernah terucap. Tak ada ruang untuk mengatakan hal itu lagi. Atau mungkin nanti, ketika aku bertemu diriku yang lebih dewasa, walau kini aku merasa semakin jauh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s