Syndrom Selfigenit

Siapa yang tidak pernah melihat orang yang berselfie. Emma saya dalam seminggu bisa 7 kali loh. Belum lagi adik saya yang paling bungsu, kakak saya dan juga adik saya yang kedua. Mereka bisa dibilang para pecinta selfie. Dan eh saya lupa Bapak saya. Jadi bisa dikata keluarga saya adalah para pecinta selfie tidak termasuk saya loh.

Barangkali saya terkena syndrom selfieungenic . perasaan mual kalo melihat orang berfie ria dengan gaya moe-moe.

Namun saya selalu kagum kepada mereka, saya takjub dengan rasa percaya diri mereka yang sebesar lapangan sepak bola. Tak kenal tempat dan kondisi semua spot dilibas habis. Barangkali suatu hari nanti ada seseorang yang kurang kerjaan merangkai semua selfie sejagad raya dan mendapati semua spot di dunia sudah terdokumentasikan berkat selfie. Siapa tahu…

Disamping kagum saya terkadang heran, kok mereka tidak bosan yah ?. Hemm… barangkali sudah menjadi hobi. Toh saya sendiri tidak bosan tidur.

One thought on “Syndrom Selfigenit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s