Sebatang itu…

wp-1473376860798.jpeg

Ia sedang dan selalu asyik dengan dunianya yang aneh, aneh karena ia tahu kalau dunianya sebuah karya versi tolol dari dirinya yang lain, bahkan ia tak perlu bersusah menciptakannya.

Saat itu ia sedang terduduk, merokok, yah ia masih saja menghisap sebatang, lalu sebatang hingga sebungkus, dua bungkus, bahkan setelah menetapkan deadline bagi dirinya sendiri untuk pensiun dini dari dunia tembakau di akhir bulan, bahkan deadline ia buat jauh sebelum itu.

Namun sebelum sebungkus itu habis, ada sebatang rokok yang menurutku memiliki cerita unik, bahkan dirinya pun tahu. Versi bijaknya maupun yang tolol tahu itu.

Sebatang itu ia hisap seperti lainnya. Untuk ukuran perokok menengah keatas ia termasuk bijak, ia tak membedakan antara batang yang satu dengan lainnya. Ia merasa harus menuntaskannya secara adil, bahkan, ketika sebungkus itu telah tuntas, tak jarang pula ia memerhatikan puntung-puntung dalam asbak kacanya. Terlepas dari jarangnya ia memerhatikan asbaknya yang lain.

Ia memerhatikan mereka cukup teliti, seperti seorang dokter meneliti pasiennya bahkan seperti Holmes terhadap kliennya. Jika mendapati sebuah puntung yang ia rasa telah berbuak dzalim kepadanya maka ia akan menuntaskannya.

Namun malam itu, sebatang itu,

Seperti malam-malam lainnya, dalam duniannya ia menikmati sebatang itu seperti lainnya pula. Namun entah karena terlalu asyik atau apa, sebatang itu terjatuh atau barangkali memang menjatuhkan diri dari sang asbak kaca.

Saat momen itu terjadi ia masih saja tak menyadarinya. Hingga ia tiba-tiba teringat akan tugas sucinya menuntaskan sebatang itu. Namun ketika ingin melanjutkannya, ia terdiam. Cukup lama ia terdiam, dan fokus pada satu pandang.

Ia diam, melupakan tugas sucinya, lalu tiba-tiba tersenyum. Mengembang seumpama menemukan ilham. Hingga tawanya pun pecah bahkan ia tak mengingat tugas sucinya.

Yang dilihatnya Sebenarnya pun tak begitu kumengerti. Yang jelas sebatang itu telah memutuskan sebuah gantungan kunci.

Apa yang aneh dari sebuah sebatang rokok yang memutuskan sebuah gantungan kunci ?

Karena ia lama menikmati momen itu aku pun terpaksa ikut.

Dan

Baginya itu merupakan percakapan mendalam dengan gantungan kunci yang terputus dengan sebatang itu.

Begini kira percakapan mereka ;

FS : Mengapa kau memutuskannya ?
SB : Jangan salahkan aku kawan.
GK : yah, ini bukan salahnya kawan.
FS : Jadi kalian ingin katakan itu salahku?
SB : Aku tak pernah menyalahkanmu
GK : Aku pun tidak.
FS : sudahlah.
SB : tapi tidakkah kau ingin mengetahui mengapa aku memutuskannya.
FS : hah… aku tahu kau berbohong?
GK : ia tak berbohong
FS : kau tak mendengar apa yang ia katakan, ‘aku memutuskannya’
GK : Aku dengar, aku dengar. Tapi, Ia tak pernah mengatakan bukan ia memutuskanku, ia hanya mengatakan untuk tidak menyalakannya.
FS : ahhhh… kalian membuatku gila. Terserah kalian, apa peduliku.
GK : tapi tidakkah kau ingin tahu mengapa ia memutuskanku?
FS : kenapa ? Apakah itu beguna untukku?
SB : *****
GK : *****
FS : oke…oke… katakan kepadaku.!
SB : itu yang terjadi jika kau tak menghargai hidupmu. Tanpa sadar kau menjatuhkanku. Bahkan kau tak peduli dengan hidupmu. Kalau kau terlalu nyaman dengan dunia tolol ini, nah ini yang terjadi, suatu saat tanpa sadar kau telah bunuh dirimu sendiri.
FS : hah…apa hubungannya denganku dengan gantungan kunci itu.? Lagian kenapa juga kau jadi sok bijak begitu.
SB : Tapi bukankah ia penting bagimu?
FS : …..
SB : kau selalu membawanya. Disamping itu tidakkah ia bermakna lain dan buka sakadar gantungan berisi kunci penting milikmu.
FS : itu gampang, aku tinggal menyambungkannya kembali, st….st….seperti ini, nah selesai kan?
GK : 😦
SB : kau lihat ? Bukankah itu menimbulkan bekas. Huftt.. bahkan kau tak berusaha merapikannya.
FS :….

Aku tersenyum. Walau tak terlalu mengerti,  tetap saja aku tersenyum. Bisakah kalian memberitahukan apa yang mereka bicarakan ?
Image Source: stock.tookapic.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s