The Goose Girl

Judul : The Goose Girl – Kekuatan Rahasia Si Gadis Angas Putri Mahkota
Penulis : Shannon Hale
Penerjemah : Syahrini Dyah
Sampul : Kebun Angan
Penerbit : Edelweis, Depok . Cet. I Januari 2010 . 317 hlm.

Saya rasa setiap karya berupa cerpen,novelet ataupun novel adalah dongeng dari sang pencerita yang baik. Akan selalu ada hikmah terkandung dalam sebuah cerita.

 

Sudah lama dalam beberapa tahun ini, saya tak mendapati sebuah fiksi Fantasi yang berlatarkan Kerajaan,Putri dan Pangeran seperti kebanyakan dongeng Barat, yang kemudian terhimpun dalam boneka Barbie. Cerita semacam ini sebetulnya bukan hanya bagi usia kanak-kanak, kadang kita memerlukan mitos yang mulai terlupakan saat Logos berkuasa tanpa keseimbangan. Seklise apapun cerita dongeng semacam “ Putri Angsa” akan selalu membawa keasyikan tersendiri, menghibur diri dari kebodohan saya rasa.
Dan novel “The Goose Girl” dengan egonya juga saya lahap, maaf adik-adik kecil. Di dunia yang melewati kanak-kanak terkadang kami ingin kembali dan belajar akan tersenyum dengan ikhlas tanpa pura-pura. Izinkan saya membacan adik kecl, karena saya amat terpukau oleh bagaimana shannon Hale berceritera amat detail, hingga saya bisa membayangkan bagaimana Putri Ani menunggangi Kuda kesayangannya. Hingga Bisikan angin pun ikut terdengar.
The Goose Girl adalah fiksi fantasi yang asli Fantasi. Mungkin gaya pembicaranya yang terkesan menceritakan sesuatu yang begitu wow bagi kenyataan ini. Kata-kata dalam kertas seolah keluar, terbang lalu membentuk adegan demi adegan lalu membisikan ceritanya sendiri.
Dan berhubung saya bukan pecinta novel fantasi berlatarkan kerajaan – putri – Pangeran yang mungkin akan saya sebut sebagai cerita ala barbie. Namun The Goose Girl Two Tumbs. Hadir dengan Putri pewaris tahta Kerajaan Kildenree bernama Putri Anidori yang hidup dengan dongeng dari bibinya sedari kecil. Ia memiliki kemampuan berbicara dengan Angsa dan binatang pada umumunya seperti bibinya. Setidaknya ada 3 bahasa yang ada dalam dunia Putri Anidori yang menurut saya cukup relevan sebenarnya, yaitu Bahasa Manusia yang dimiliki para Penguasa Seperti Ibunya, Bahasa Binatang yang kelak dimiliki Putri Anidori , lalu Bahasa Alam yang sangat langkah bahkan untuk ukuran dunia nyata.
Dongeng ini akan terasa nikmat jika membacanya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s